Bagi Anda yang ingin membeli atau hanya ingin mencari informasi tentang daftar harga alat kesehatan, di bawah ini mungkin bisa Anda jadikan rujukan.
Berikut daftar harga alat kesehatan yang kami himpun dari berbagai sumber:
- Hypotension Apparatus (1unit)
Rp 759,000
- Blood Pressure Monitor (1 unit + cable point)
Rp 1.138.500
- Fat Sport (1 unit)
Rp 5.060.000
- Breast Care App (1 set + gels)
Rp 4.554.000
- Aculife (1 set + adaptor)
Rp 5.025.000
- Accupoint Health Care App (1 unit)
Rp 1.012.000
- WRH-Standard (1 belt + charger)
Rp 834.900
- Cervical Vertebra T.M. (1 unit + charger)
Rp 3.769.700
- Auto P. Air Purifier (1 unit + 2 fragrance)
Rp 885.500
- Dream - Health Mattress (1 mattres +1 controler)
Rp 10.954.900
- R. Mask Romantic (1 unit +gels)
Rp 4.490.750
- R. mask Imperatorial (1 unit +1 gels)
Rp 5.060.000
- Leg Massager (1 unit)
Rp 4.490.750
- WRH-SP Queen (1 set + adaptor + battery)
Rp 1.998.700
- Blood Circulative massager New (1 set)
Rp 6.877.000
- English Taoism Sleep-Improving Pillow (1 unit)
Rp 460.000
- English Taoism Balancing Pillow (1 unit)
Rp 460.000
- English Taoism Adjusting Pillow (1 unit)
Rp 460.000
- English Taoism Better Life Pillow (1 unit)
Rp 460.000
Showing posts with label Kosmo. Show all posts
Showing posts with label Kosmo. Show all posts
Saturday, February 25, 2012
Monday, February 6, 2012
Cara Mudah Atasi Kaki Pecah- Pecah
Selain merasakan sakit saat berjalan, mempunyai kulit kaki kering dan pecah-pecah tentunya akan mengurangi rasa percaya diri kita, terutama bagi para kaum perempuan.
Untuk Anda yang sedang mengalami kulit kaki kering jangan didiamkan lama-lama, karena lama-kelamaan kulit kaki jadi pecah-pecah dan bisa menyebabkan luka yang serius. Agar kering dan pecah-pecah pada kulit kaki Anda tidak semakin parah, cobalah langkah mudah atasi kaki pecah-pecah dibawah ini.
Berikut tips cara mudah atasi kaki pecah-pecah:
1. Perbanyak minum air putih
Saat kaki Anda kering pecah-pecah bisa jadi tanda kalau Anda kurang memenuhi asupan cairan pada tubuh. Untuk itu perbanyak konsumsi air putih, dan banyak makan buah-buahan yang banyak mengandung air.
2. Bersihkan kaki
Biasakan untuk mencuci kaki hingga bersih sehabis kita beraktifitas. Hal ini untuk menghindari residu kimia yang mungkin menempel pada kaki dan dapat membuat kaki menjadi kering.
3. Eksfoliasi
Lakukan eksfoliasi atau scrubbing secara teratur untuk menjaga kelembaban kulit kaki. Dapat menggunakan lulur biasa atau produk foot scrub.
4. Aplikasikan krim
Untuk mencegah kaki pecah-pecah juga dapat mengaplikasikan foot cream atau petroleum jelly, tapi sebelumnya cuci kaki dengan air dan keringkan.
Untuk hasil lebih maksimal, sebaiknya aplikasikan foot cream atau petroleum jelly sebelum tidur. Lalu saat tidur kenakan kaus kaki berbahan lembut. Sehingga, krim menyerap maksimal ke dalam kulit kaki.
Untuk Anda yang sedang mengalami kulit kaki kering jangan didiamkan lama-lama, karena lama-kelamaan kulit kaki jadi pecah-pecah dan bisa menyebabkan luka yang serius. Agar kering dan pecah-pecah pada kulit kaki Anda tidak semakin parah, cobalah langkah mudah atasi kaki pecah-pecah dibawah ini.
Berikut tips cara mudah atasi kaki pecah-pecah:
1. Perbanyak minum air putih
Saat kaki Anda kering pecah-pecah bisa jadi tanda kalau Anda kurang memenuhi asupan cairan pada tubuh. Untuk itu perbanyak konsumsi air putih, dan banyak makan buah-buahan yang banyak mengandung air.
2. Bersihkan kaki
Biasakan untuk mencuci kaki hingga bersih sehabis kita beraktifitas. Hal ini untuk menghindari residu kimia yang mungkin menempel pada kaki dan dapat membuat kaki menjadi kering.
3. Eksfoliasi
Lakukan eksfoliasi atau scrubbing secara teratur untuk menjaga kelembaban kulit kaki. Dapat menggunakan lulur biasa atau produk foot scrub.
4. Aplikasikan krim
Untuk mencegah kaki pecah-pecah juga dapat mengaplikasikan foot cream atau petroleum jelly, tapi sebelumnya cuci kaki dengan air dan keringkan.
Untuk hasil lebih maksimal, sebaiknya aplikasikan foot cream atau petroleum jelly sebelum tidur. Lalu saat tidur kenakan kaus kaki berbahan lembut. Sehingga, krim menyerap maksimal ke dalam kulit kaki.
Cara Cegah Infeksi Bakteri Pada Susu Formula
Setelah para ibu-ibu di Indonesia kawatir akan bakteri E.sakazakii, baru-baru ini para orang tua di Amerika Serikat dibuat cemas dengan kasus cemaran Cronobacter sakazakii pada susu formula yang beredar disana.
Kecemasan para orang tua tersebut tentunya sangat mendasar, pasalnya, susu formula yang terkontaminasi bakteri E.sakazakii, bila diberikan kepada bayi akan berdampak sangat buruk bagi kesehatan bayi itu sendiri.
Namun, para orang tua tidak usah terlalu kawatir, karena Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, telah memaparkan bagaimana cara untuk mencegah terjadinya kontaminasi bakteri pada susu formula.
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi bakteri pada susu formula.
- Gelas atau botol tempat membuat susu harus dibersihkan dan disterilkan. Dapat dengan cara direbus dalam air mendidih.
- Untuk membuat susu bayi dari susu bubuk formula, seduh dengan menggunakan air panas yang mendidih.
- Usahakan menggunakan susu formula cair, karena biasanya lebih steril ketimbang bubuk.
- Ikutilah cara penyajian susu seperti tertera pada kemasan.
- Jangan memberikan susu formula kepada bayi, setelah 24 jam susu dipersiapkan.
Keberadaan bakteri E.sakazakii dalam susu formula tersebut, sebetulnya bukanlah hal yang baru di kalangan peneliti pangan, karena bakteri pada susu formula ini telah terindentifikasi sejak tahun 1983.
Hal terpenting yang harus para orang tua ketahui ialah, bagaimana cara mempersiapkan susu formula dengan baik dan benar.
Kecemasan para orang tua tersebut tentunya sangat mendasar, pasalnya, susu formula yang terkontaminasi bakteri E.sakazakii, bila diberikan kepada bayi akan berdampak sangat buruk bagi kesehatan bayi itu sendiri.
Namun, para orang tua tidak usah terlalu kawatir, karena Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, telah memaparkan bagaimana cara untuk mencegah terjadinya kontaminasi bakteri pada susu formula.
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi bakteri pada susu formula.
- Gelas atau botol tempat membuat susu harus dibersihkan dan disterilkan. Dapat dengan cara direbus dalam air mendidih.
- Untuk membuat susu bayi dari susu bubuk formula, seduh dengan menggunakan air panas yang mendidih.
- Usahakan menggunakan susu formula cair, karena biasanya lebih steril ketimbang bubuk.
- Ikutilah cara penyajian susu seperti tertera pada kemasan.
- Jangan memberikan susu formula kepada bayi, setelah 24 jam susu dipersiapkan.
Keberadaan bakteri E.sakazakii dalam susu formula tersebut, sebetulnya bukanlah hal yang baru di kalangan peneliti pangan, karena bakteri pada susu formula ini telah terindentifikasi sejak tahun 1983.
Hal terpenting yang harus para orang tua ketahui ialah, bagaimana cara mempersiapkan susu formula dengan baik dan benar.
Subscribe to:
Posts (Atom)

